WORKSHOP PENGENDALIAN HIPERTENSI DALAM RANGKA HARI HIPERTENSI SEDUNIA
Berau-kaltim Megajuang.com.Dinas Kesehatan Kabupaten Berau memperingati Hari Hipertensi Sedunia dengan menggelar _Workshop Pengendalian Hipertensi dan Obesitas_ di. Kegiatan ini menyasar petugas Puskesmas se-Kabupaten Berau dan mitra lintas sektor.
Data Dinkes Berau menunjukkan tren positif: jumlah penderita hipertensi turun dari 17.858 orang di 2024 menjadi 12.600 orang di 2025 . Meski turun, hipertensi masih jadi “silent killer” karena 70% penderita tidak merasakan gejala tapi berisiko stroke, jantung, dan gagal ginjal.
Ns.Rahmawati.S.Str .Kep, Kabid Pengendalian dan Pencegahan penyakit Diskes Berau , mengatakan
“Faktor utama masih pola makan tinggi garam, kurang gerak, dan rokok. Workshop hari ini fokus melatih petugas ukur tekanan darah sesuai standar WHO dan edukasi gizi ke masyarakat,” ujar Rahmawati.

Workshop menghadirkan 4 materi utama dari KAK Dinkes Berau:
1. Deteksi dini hipertensi di Posbindu dan Puskesmas
2. Teknik ukur TD yang akurat
3. Pola makan rendah garam untuk cegah komplikasi
4. Penguatan rujukan Puskesmas – RSUD Abdul Rivai
Dinkes juga menggandeng Koperasi dan perusahaan untuk skrining massal anggota. Target 2026 penurunan prevalensi 30% dan peningkatan kepatuhan minum obat.
Imbauan Dinkes untuk warga Berau
Cek tekanan darah minimal 1x sebulan di Puskesmas/Posbindu. Batasi garam <1 sdt/hari, perbanyak sayur, dan jalan 30 menit/hari.(joe)




