Berau-Kaltim.Megajuang.com. Menyikapi tingginya risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau saat ini, PT TRH Unit Suaran mengerahkan seluruh personel perlindungan hutan yang dipimpin langsung oleh Di Dimus Depong untuk melaksanakan patroli rutin di wilayah Hak Pengelolaan Hutan (PBPH) guna memitigasi dampak buruk kebakaran.
Pimpinan Tertinggi PT TRH Unit Suaran, Tito Guswanto, telah mengeluarkan instruksi tegas kepada penanggung jawab departemen yang membidangi pengendalian Karhutla agar menjalankan tugas dan fungsi secara struktural secara maksimal sebagai garda terdepan pengendalian kebakaran. Langkah ini diambil sejalan dengan Nota Dinas Plt. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur Nomor: 500.4.6.6/2903/DK-III/2026 perihal Penanggulangan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan.
Sebagai pemegang izin sesuai peraturan yang berlaku serta mengacu pada Permen LHK P.32 Tahun 2016, PT TRH Unit Suaran telah memiliki standar kelayakan yang memadai, baik dari struktur organisasi maupun peralatan penanggulangan Karhutla untuk mendukung kegiatan di wilayah kerjanya.
Dalam pelaksanaannya, personel perlindungan hutan menjalankan deteksi dini pada setiap jam rawan kebakaran melalui kegiatan patroli. Setiap kondisi dan situasi yang ditemukan segera dilaporkan ke Posko Pengendalian Karhutla untuk ditindaklanjuti oleh regu, sekaligus menjadi bahan laporan berkala kepada pimpinan.
Penanganan Cepat Titik Api
Hingga saat ini, pengawasan di wilayah PBPH Unit Suaran berjalan efektif. Meskipun sempat ditemukan titik api akibat perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab yang sengaja membakar lahan kebun dan membuat api sembarangan, hal tersebut dapat terdeteksi dengan cepat. Regu Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan (Damkarhut) segera melakukan tindakan pemadaman menggunakan peralatan Unit Pengendalian Kebakaran Hutan (PMK), pompa, maupun peralatan manual lainnya hingga api berhasil dipadamkan.
Selain melakukan patroli dan pemadaman, personel juga terus menghimbau dan mengingatkan seluruh karyawan yang beraktivitas di lokasi serta masyarakat sekitar agar tetap menjaga keamanan kebakaran dan tidak membuat api sembarangan di wilayah hutan maupun sekitarnya.
Sinergi Bersama Pihak Terkait
Kegiatan pengendalian Karhutla ini juga dilaksanakan melalui kerja sama yang erat dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Berau Tengah serta kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) yang telah dibentuk di setiap desa/kampung sekitar wilayah kerja.
“Kami berharap kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi di wilayah ini, dan semoga Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi seluruh makhluk hidup,” ujar pihak manajemen PT TRH Unit Suaran.
(*sumber.pt.trh.megajuang.com*)




